Kue Lepet Favoritku di Kala Lebaran
Kue Lepet Favoritku Dikala Lebaran
Berbicara Makanan khas lebaran. Pastilah kalian semua sudah sangat hafal sekali. Terutama ketupat, akan tetapi buat diriku makanan khas saat lebaran adalah lepet.
Ya, lepet makanan berbahan utama beras ketan dan parudan kelapa ini. Memanglah paling digemari dilingkungan keluargaku. Sebab, selain rasanya gurih dan enak. Makanan ini cukup sulit dijumpai dihari- hari biasa.
Sebenarnya lepet sih hampir mirip dengan kupat. Namun perbedaannya terletak di bahan serta bentuknya. Jika kupat bahan utamanya beras, namun untuk lepet ialah beras ketan.
Dan kenapa aku paling suka dengan lepet. Karena makanan ini ada filosofinya. Sesuai dengan cerita dari orang-orang tua dulu. Secara turun temurun, dan kue lepet memiliki makna dalam bahasa Jawa, yakni silep kang rapet atau tutup secara rapat.
Filosofi ini bermakna, bahwa setelah kita mengaku salah atau lepat. Maka harus meminta maaf dan pihak lain pun cukup memaafkan. Dengan bersepakat serta mau berusaha untuk tidak mengungkit-ungkitnya kembali sampai kapan pun.
Sedangkan ketan atau bisa diartikan salah ataupun kesalahan. Supaya tidak terulang kembali untuk dilakukan.
Untuk itu manusia sepertiku dianjurkan untuk mengikat kesalahan dengan tiga ikatan tali. Yaitu tali yang pertama Iman, tali yang kedua Ilmu, dan tali yang ketiga ialah Amal. Jika manusia memiliki tiga tali itu, maka akan jauh dari kata Khoto'an, atau kesalahan. Itulah kenapa aku sangat menyukai lepet, makanan enak nan gurih penggugah selera.
